Stres dan Sistem Kekebalan Tubuh

Stres dan Sistem Kekebalan Tubuh

Pengetahuan tentang ilmu kesehatan tubuh manusia telah berkembang sangat pesat dan membuat kita sadar bahwa kita sangat tergantung pada ahli medis untuk menghadapi dan melawan penyakit. Tetapi sebenarnya tubuh kita mempunyai kemampuan dalam menghadapi penyakit yang menyerang melalui fungsi sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh adalah sistem pertahanan tubuh yang secara alami berada dalam tubuh kita untuk melawan penyakit. Perlawanan penyakit ini dilakukan melalui berbagai cara. Tubuh anda secara terus menerus melakukan misi mencari dan membunuh kuman yang setiap saat masuk dalam tubuh kita. Pada saat anda membaca artikel inipun, berjuta juta sel sel darah putih yang biasa disebut Leukosit, adalah pasukan berani mati dari sistem kekebalan tubuh alami dalam peperangan dalam level mikroskopis. Leukosit secara sistematis membunuh patogen atau kuman seperti bakteri,virus,jamur, sel sel tubuh yang rusak bahkan sel kanker. Leukosit mengenali patogen patogen yang menyerang dari lapisan  permukaan mereka yang disebut antigen. Beberapa Leukosit memproduksi antibodi protein khusus yang melekat pada sel sel yang dianggap asing, mematikan dan menghancurkan sel tersebut. Sistem kekebalan tubuh ini bekerja sangat sistematis dan sangat luar biasa dalam melindungi tubuh manusia dari kuman yang menyerang setiap saat.

Banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa stres membuat kita rentan terhadap penyakit karena melemahnya sistem kekebalan tubuh. Dengan lemahnya daya tahan tubuh akan membuat rentan terhadap serangan penyakit seperti demam, flu serta meningkatkan resiko terkena penyakit kronis termasuk kanker dsb.

Adanya penyebab stres atau stresor yang terjadi secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama, akan mengurangi fungsi kekebalan tubuh. Berbagai penelitian telah dilakukan para ahli atas hubnngan tingkat sres dan fungsi kekebalan tubuh manusia. Stres karena peristiwa traumatis seperti gempa bumi, gunung meletus dan rencana alam lainnya dapat mengakibatkan menurunnya fungsi kekebalan tubuh.  Stresor kehidupan seperti perceraian dan tidak memiliki pekerjaan tetap dalam jangka waktu lama juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Beberapa reaksi tubuh berkaitan dengan stres

  • Detak jantung, kecepatan napas dan tekanan darah meningkat
  • Otot tegang dan kaku
  • Pencernaan terganggu
  • Darah berpindah dari organ dalam ke otot rangka
  • Hormon Kortikosteroid dilepaskan dalam tubuh

Reaksi diatas terjadi secara otomatis sebagai akibat adanya stresor yang terjadi secara terus menerus, terjadi reaksi alami “melawan” yang akan berdampak pada kekacauan mekanisme sistem kekebalan tubuh.

Sejak jaman nenek moyang manusia mempunyai reaksi waspada yang biasa disebut reaksi melawan atau melarikan diri terhadap peristiwa diluar yang mengancam eksistensinya. Hal ini sebenarnya justru menjadi mekanisme alami yang membantu kelangsungan kehidupan manusia. Reaksi ini mungkin dicetuskan oleh adanya predator yang mengancam jiwa nenek moyang manusia pada jaman dulu. Akan tetapi nenek moyang kita tidak mengalami reaksi waspada secara terus menerus, sehingga apabila ancaman tersebut hilang, tubuh akan kembali seperti semula. Nenek moyang kita apabila menghadapi ancaman yang akan dilakukan adalah melawan atau melarikan diri. Tantangan kehidupan manusia modern sangat berbeda, pada jaman sekarang kita harus berjuang secara terus menerus, mengasah kemampuan akademis, berjuang mengatur keuangan setiap hari agar bisa bertahan hidup, stres dengan kondisi lalu lintas, tertekan dengan masalah hukum, ketidak cocokan dengan pasangan hidup. Begitu banyak stresor yang harus kita hadapi setiap hari, sebagian besar hidup kita selalu waspada. Sistem alarm tubuh manusia modern selalu on tanpa sedikitpun pernah relaks. Bayangkan apa jadinya apabila sebuah mobil dilarikan pada kecepatan maksimal dalam waktu 24 jam, 7 hari seminggu 30 hari dalam sebulan tanpa berhenti. Tubuh kita akan mengalami kerusakan parah secara bertahap.

Kesehatan tubuh manusia sangat bergantung pada pola pikir dan kemampuan mengatasi stresor. Kesehatan tubuh anda bukan menjadi tanggung jawab dokter, tetapi anda sendirilah yang harus merawat dan memastikan semua sistem pertahanan alami tetap berjalan dengan baik

Baca Juga: Pengaruh Stres Terhadap Kesehatan

Baca Juga: Kesehatan Holistik – Body Mind Spirit – Kesehatan Lahir Batin

ilmu hipnotis jarak jauh